www.unik77.tk
all about unik 77 : percaya atau tidak, kalau bisa sih unik setuju ?
sumber :http://dorion55.com/2009/05/15/alien-on-the-kayak/
s it Alien on the Kayak?
Alien on Kayak - Watch more amazing videos here
Weird : Unique : Funny : Extreme : Mystery : Strange : Inspiring : all in one
kotak pencarian |
Alien on Kayak - Watch more amazing videos here
MUMBAI - Menjadi bintang dalam film layar lebar yang sukses menyabet delapan Oscar tidak lantas membuat kehidupan Azharuddin Mohammed Ismail alias Azhar berubah. Bocah 10 tahun yang tinggal di kawasan kumuh Mumbai itu tetap miskin meski aktingnya sebagai Jamal Malik kecil dalam Slumdog Millionaire menuai banyak pujian.
Lebih parah lagi, rumah yang sudah 15 tahun ditempati keluarganya digusur kemarin (14/5). “Saat itu, saya sedang tidur. Seorang polisi membangunkan saya dengan memukulkan bambu ke badan saya dan menyuruh kami meninggalkan rumah. Selanjutnya, rumah kami dirobohkan,” ujarnya seperti dilansir Associated Press. Selain rumah Azhar, polisi India juga merobohkan tidak kurang dari 30 rumah lain di kawasan kumuh tersebut.
Kepada media, pemerintah menyatakan bahwa Azhar dan keluarganya akan mendapatkan sebuah rumah baru di kawasan lain. Tapi, tidak jelas dengan nasib sekitar 30 keluarga lain yang juga menjadi korban penggusuran tersebut. Apalagi, penggusuran itu dilakukan tanpa peringatan terlebih dahulu, seperti yang biasa dilakukan. “Karena itu, kami tidak bisa mengemasi barang-barang lebih dulu,” keluh Shameem Ismail, ibu Azhar.
U.D. Mistry, pejabat Bombay Municipal Corporation, menyebut penggusuran itu sebagai bagian dari program penertiban menjelang musim hujan. Menurut dia, program itu rutin dilakukan di kawasan-kawasan kumuh India. “Hanya gubuk-gubuk ilegal yang kami gusur, bukan rumah-rumah permanen. Bangunan-bangunan liar itu harus dimusnahkan. Itu sudah menjadi prinsip kami,” paparnya.
Dia menambahkan, keluarga yang sudah lebih dari 15 tahun tinggal di kawasan itu akan mendapatkan rumah ganti dari pemerintah. Termasuk, keluarga Azhar. Sayang, dia tidak bersedia merinci keterangan tentang rumah ganti tersebut. Biasanya, janji-janji semacam itu menguap begitu saja seiring berjalannya waktu. “Sekarang kami jadi gelandangan. Kami tidak punya tempat untuk ditinggali,” ratap Azhar kepada BBC.
PALEMBANG — Alquran Al Akbar atau mushaf Alquran terbesar di dunia akhirnya selesai penggarapannya. Alquran berukuran panjang atau tinggi 177 cm dan lebar 144 cm dengan tebal 2,5 cm lengkap 30 juz yang terbuat dari kayu tembesu akhirnya selesai setelah dikerjakan Sofwatillah Mohzaib dan kawan-kawan selama lebih kurang tujuh tahun.
Sejak Jum’at (15/5) Alquran ukiran tersebut diperlihatkan kepada masyarakat bertempat di lantai III masjid Agung SMB Palembang. “Sejak hari ini masyarakat luas bisa melihat dan melakukan koreksi terhadap isi Alquran ukiran yang kami kerjakan. Sebelumnya Alquran ini sudah dikoreksi oleh tim yang terdiri dari para ulama dan penghafal Alquran di Palembang,” kata Sofwatillah.
Menurut Sofwatillah, Alquran ukiran pertama terbesar di dunia yang terbuat dari kepingan kayu tersebut memiliki jumlah sebanyak 315 lembar kayu atau 630 halaman. “Ide pembuatan Alquran Al Akbar sudah dimulai sejak bulan Ramadhan 1422 H lalu, kemudian keping pertama dipamerkan pada 1 Muharam 1423 H atau bertepatan 15 Maret 2002. Alhamdulillah setelah hampir tujuh tahun penggarapan bisa selesai dan siap diluncurkan ke masyarakat.”
Untuk pembuatan Alquran Al Akbar tersebut Sofwatillah menjelaskan, membutuhkan dana lebih dari Rp 1 miliar. “Dana pembuatannya diperoleh dari para donatur. Semua sumbangan tersebut termasuk pengeluarannya dilakukan oleh sebuah panitia pembuatan Alquran Akbar,” tambahnya.
Dari daftar donatur yang dikeluarkan panitia pembuatan Alquran Al Akbar tercantum ada 32 orang donatur dengan jumlah dana yang terhimpun mencapai Rp 931.000.000. Diantara daftar nama donatur tertulis nama Taufiq Kiemas, Sayid Agil Al Munawar (mantan Menter Agama), Susilo Bambang Yudhyono (Presiden RI), Alex Noerdin (Bupati Musi Banyuasin sekarang Gubernur Sumatera Selatan),Rosihan Arsyad (mantan Gubernur Sumatera Selatan sekarang Sekjen KONI Pusat), Syahrial Oesman (mantan Gubernur Sumatera Selatan) dan dari BUMN (PTBA Tbk, PT Pupuk Sriwidjaja dan PT Pupuk Kaltim).
Kehadiran Alquran Al Akbar ini mendapatkan sambutan dari berbagai lapisan masyarakat di Palembang. Diantaranya Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Sumsel, Najib Haitani yang mengatakan, Alquran Al Akbar ini adalah kebanggaan Sumatera Selatan karena di dunia ini adalah cetakan pertama. Keberadaannya aka menarik minat orang dari negeri Arab dan Timur Tengah.
“Kehadiran Alquran Al Akbar ini kita harap juga memotivasi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman isi Alquran dan menjadikannya hiasan hidup sehari-hari. Kami ucapkan terima kasih sekaligus penghargaan pada tim, para donatur, dan ulama,” ujarnya./oed/taq
republika.co.id
Adalah Kim’s Digtiigrade Graham yang membuat kaki extension itu. Ia menambahkan panjang sekitar 14 inchi dari ukuran kaki pemakai. Jumlah yang sangat pas agar posisi tetap seimbang. Hasil karyanya ini sudah mulai menerima pesanan. beberapa actor dan penyanyi terkenal sudah dalam daftar tunggu pemesan.
Menurut Si pembuat “siapapun yang menggunakanya akan terlihat menjadi aneh dan unik. Sekalipun orang tersebut sanagt anggun” ujarnya.
Bahan yang dibutuhkan untuk membuatnya adalah baja, kabel, dan plastik.
”Hanya membuthkan waktu 10 sampai 15 menit untuk bisa belajar berjalan di alat ini”
Alat ini diyakini akan bekerja dengan sangat baik pada tiap – tiap permukaan, sekalipun tajam dan sangat beresiko.
Sepasang kak kuda extension ini dijual 500 sampai 665 euro atau sekitar 6 juta samapi 9 juta rupiah. Jika menginginkan alat ini juga bisa ditambahkan alat agar bisa melompat. [ann/ais]RILEKS.COM
Anjing tertinggi di dunia Gibson baru-baru ini telah kehilangan salah satu kakinya karena didiagnosis menderita kanker tulang, seperti diberitakan situs Metro.co.uk, anjing tersebut kemudian diamputasi kaki kanan depannya untuk menghindari penyebaran keseluruh tubuh dan memberikannya 95% harapan untuk hidup .
Gibson dianugrahi sebagai anjing tertinggi di dunia pada tahun 2004 dengan tinggi 7 kaki atau 213.36 cm, ia harus melewati masa kemoterapi selama beberapa minggu kedepan dan beruntung operasi tersebut tidak mempengaruhi rekor dunianya.
Seorang Ayah telah mencatat setiap langkah anak-anaknya dengan kehidupan sehari-hari mereka selama 13 tahun, Munish BANSAL telah telah menghasilkan 8500 gambar digital dari putrinya Suman 12 tahun , and adiknya Jay 10 tahun sejak pertama kali mereka lahir
Dikemas dalam 600 album foto dan menampilkannya pada situs web yang didedikasikan untuk menampilkan kedua anak-anaknya.Akuntan Munish, 36, dari Gillingham, Kent, berkata: ‘Hal ini dimulai ketika saya mengambil gambar dari Suman pada hari ia dilahirkan.
‘Saya melakukan hal yang sama keesokan harinya dan hari berikutnya lagi”
‘Hal yang malu untuk berhenti, jadi saya tetap melakukannya – dan melakukan hal yang sama ketika Jay adiknya lahir. Now I’ve got ribuan foto-foto indah dua anak saya dalam setiap tahap kehidupan mereka.
Munish dan istrinya Rita 39, memulai album keluarga pada hari Suman dilahirkan pada tahun 1996.
Dengan kamera digital, Munish mengambil gambar potret ‘ketika suasana hati mereka sedang senang’ – biasanya sebelum sekolah atau saat makan malam. DAILYMAIL
Seorang pembantu rumah tangga (PRT) yang hamil 9 bulan ditemukan tewas membusuk di kamarnya. Korban tewas tanpa busana, dengan posisi kepala bayi keluar separuh.
Kematian korban asal NTT bernama Meri Yance Masus (24) ditemukan pertama kali oleh majikannya, Chen Xiao (44). Saat itu majikannya baru pulang liburan dari Eropa. Sang majikan tanpa curiga langsung menuju kamar rumahnya Jalan Dharmahusada Regency No 625.
Namun karena pembantunya tak juga muncul, dia pun mendatangi kamar korban. Betapa terkejutnya melihat mayat pembantunya dengan kondisi terlentang tanpa busana. Diduga wanita berambut panjang itu tewas 10 hari lalu.
“Ketika itu korban masih mengurus keberangkatan majikannya,” ucap Kapolsek Mulyorejo, AKP Puguh Wasis kepada wartawan di Mapolsek Mulyorejo, Jalan Laban Sari, Jumat (15/5/2009).
Melihat posisi bayinya keluar separuh, diduga korban tewas kehabisan nafas saat melahirkan. “Posisi bayi sudah separuh dan diduga kehabisan nafas saat melahirkan,” tuturnya.
Bayi yang akan keluar tersebut berkelamin laki-laki. Di tubuh Meri juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan tidak ada tanda-tanda terjadi pembunuhan.
“Tidak ada tanda kekerasan, kamar juga tidak acak-acakan,” ucapnya.
Polisi saat ini memeriksa saksi untuk mengumpulkan data tentang penemuan mayat tersebut.detik.com
SHILLONG-SURYA -Tak seperti kebanyakan pria dewasa lainnya, kondisi fisik Jerly Lyngdoh, 26, sangat memprihatinkan. Usianya terbilang dewasa, namun ia terjebak dalam tubuh seorang bayi.
Tinggi badan Jerly tidak lebih dari 84 cm dan bobot tubuhnya 10 kg. Kondisi tubuhnya sama dengan bayi berusia dua tahun.
Kemungkinan besar, selamanya ia akan memiliki tubuh bayi tersebut. Demikian pula dengan pikirannya. Sampai saat ini Jerly tidak bisa berkomunikasi dan membutuhkan bantuan sang bunda untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Meski fisiknya seperti bayi, namun gigi susunya telah digantikan gigi permanen di usia yang seharusnya. “Dia telah menjalani diet yang tepat. Memiliki gigi yang kuat dan tidak memiliki masalah dengan pencernaannya. Yang menjadi permasalahan adalah ketidakmampuannya berbicara satu patah katapun hingga usianya saat ini,” terang J Ryngdong, dokter anak senior di Rumah Sakit Pemerintah Ganesh, Meghalaya, India. Ryngdong mencoba menganalisis kasus yang menimpa Jerly.
Jerly lahir pada 29 Maret 1983 di sebuah desa terpencil di distrik Jaintia Hills. Ia terpaksa dipindahkan ke rumah sakit pada 3 April kemarin. Ini setelah pengobatan selama 17 bulan yang tidak membuahkan hasil di Rumah Sakit Sipil Shillong.
Merilda, ibu Jerly menuturkan, ia tidak menjumpai keanehan saat putranya lahir. Namun ketika usianya mencapai empat bulan, Merilda menengarai tanda-tanda kecenderungan epilepsi dalam diri Jerly. Sayangnya, karena terlalu miskin untuk mendapatkan pengobatan secara medis, Merilda justru memilih pengobatan tradisional. Hingga usia 15 tahun, Jerly menjalani pengobatan secara tradisional tersebut, namun tidak ada perubahan sama sekali.
Ryngdong mengakui, kasus Jerly merupakan tantangan baginya. Ia menyebut pemikiran dalam kepala Jerly sama dengan bayi berusia sembilan bulan hingga satu tahun.
“Pemeriksaan masih dalam tahap awal. Sulit mengatakan penyebab pasti ketidaknormalan kondisi yang dialami Jerly. Kami juga memeriksa faktor-faktor seperti kekurangan hormon dalam tubuh,” ujar Ryngdong.
Ia membantah jika faktor keturunan menjadi biang keroknya, mengingat keenam saudara Jerly memiliki kondisi fisik dan mental yang normal.
Menurut Ryngdong, Jerly bisa hidup hingga empat dekade mendatang atau lebih. Dengan catatan ia tidak mengalami masalah kesehatan yang berarti. Merilda sendiri juga harus memikul penderitaan yang dialami putranya. Ia menghadapi prasangka buruk dari keluarganya sendiri dan cemoohan dari tetangganya. Berulangkali, kakek Jerly menyebutnya sebagai kutukan dalam keluarganya. Bahkan ia meminta Merilda agar membuang Jerly jauh-jauh. Toh ia tetap tegar menghadapi itu semua agar Jerly tetap bisa bertahan.
“Saya tidak akan meninggalkannya dan memutuskan untuk memberikan perawatan terbaik bagi Jerly, sembari mencari bantuan dari kelompok sosial. Saya beruntung, salah satu perkumpulan sosial di Shillong mau mengulurkan bantuannya, membawanya ke Rumah Sakit Shillong,” ujar Merilda bersimbah air mata. toi/tis SURYA ONLINE